Sabtu, 19 Agustus 2017

Apa itu DNS? fungsi dan kekurangan serta hierarki

DNS menggunakan arsitektur hierarki sebagai berikut :

  • Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.)
  • Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia
  • Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain


Fungsi Server DNS
  • Menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP ddress).
  • Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
  • Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer, beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya, tiga belas server akar (root server) digunakan oleh seluruh dunia.
  • Mudah, DNS sangat mudah karena pengguna tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name. 
  • Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah, tapi host name tidak harus berubah.
  • Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin). 
  • DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP.
Kekurangan Server DNS
  • Pengguna tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.
  • DNS tidak mudah untuk di implementasikan.
  • Tidak konsisten.
  • Tidak bisa membuat banyak nama domain.

0 komentar

Posting Komentar