Selasa, 12 September 2017

Pengertian Topologi Mesh dan Ciri - cirinya

         Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang dirancang untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau
software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang
ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.


Berikut adalah ciri-ciri dari topologi mesh :
  1. Konsep Internet
  2. Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak sebagai client server
  3. Peer to peer
  4. Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array dua dimensi tempat masing-masing simpul saling terhubung dengan keempat tetangganya.
  5. Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana adalah 2 (n-1)
  6. Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
  7. Topologi mesh ini cocok untuk hal - hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.
Keuntungan topologi mesh adalah :
  1. Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur
    yang lain
Kerugian topologi mesh adalah :
  1. Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga dibutuhkan
    dana yang besar

0 komentar

Posting Komentar