Wednesday, October 18, 2017

Jenis - jenis Fiber Optic


1. Single-Mode Fiber : Single mode fiber adalah jenis fiber optik yang memiliki diameter core yang paling sempit. Besar corenya sekitar 9 mikrometer. Fiber optik dengan single-mode harus menggunakan cahaya infrared laser yang beroperasi pada panjang gelombang 1310 dan 1510 Nanometer. Karena salurannya sangat kecil, hanya satu pancaran cahaya yang dapat lewat di dalamnya.

Pancaran cahaya dapat menjangkau jarak yang sangat jauh, bisa mencapai 50 kali jarak maximum multi-mode fiber. Harganya lebih mahal, dan masa pakainya tidak lama.

2. Multi-Mode Fiber : Multi mode fiber adalah jenis fiber optik yang memiliki diameter core yang besar, jauh lebih besar dari single-mode fiber. Diameter corenya mulai dari 50 sampai 100 micrometer.
Multi-mode dapat menampung lebih dari satu pancaran cahaya. Cahaya memancar di dalam core dengan memantul pada dinding-dinding core. Sehingga fiber jenis ini memiliki tingkat atenuasi cahaya yang lebih tinggi.

Terdapat efek “Modal Dispersion” pada multi-mode, dimana beberapa pancaran cahaya akan sampai pada receiver / penerima dengan waktu yang tidak sinkron satu sama lain.

Fenomena ini dapat mempengaruhi bandwidth, dimana bandwidthnya menjadi sangat terbatas dan kecil. Tapi sekarang ini sudah banyak dibuat multi-mode fiber yang dapat menekan efek modal dispersion, sehingga dapat mencapai bandwidth yang sangat besar.
Multi-mode tidak terlalu cocok digunakan untuk aplikasi jarak yang sangat jauh. Fiber optik jenis ini dapat menggunakan cahaya dari LED (Light Emitting Diodes) atau cahaya yang beroperasi pada panjang gelombang 850 dan 1300 Nanometer. Harganya lebih murah dan lebih awet.
Berikut saya gambarkan sebuah tabel dimana anda dapat melihat secara lebih jelas rangkuman perbedaan diantara single-mode dan multi-mode.


Setelah anda mengerti perbedaan antara single mode dan multi mode, sekarang mari kita lanjutkan kepada cara kerja Fiber optik. Ini merupakan bagian yang penting, bila anda ingin mengerti apa itu fiber optik sebenarnya. Yuk.

Selanjutnya : Pengertian Fiber Optic dan Penjelasanya

0 comments

Post a Comment