Sunday, August 27, 2017

3 kriteria teknologi pemograman berorientasi objek

    Pemrograman Berorientasi Obyek (OOP) VB 2010 Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Visual Basic 2010 hampir sama dengan Visual Basic 6 dalam interface/antarmuka dan dari struktur program. Perbedaan
utama dari Visual Basic 2010 adalah pemrograman total berorientasi obyek, sedangkan Visual Basic 6 merupakan pemrograman berorientasi obyek akan tetapi belum menyeluruh. Untuk mengkualifikasikan suatu pemrograman berorientasi obyek secara menyeluruh harus memiliki tiga kriteria teknologi yaitu : Encapsulation, Inheritance dan Polymorphism.

Encapsulation
Encapsulation mengacu pada modul yang dibuat berdasar self –contained, dimana menghubungkan fungsi-fungsi proses dari pengolahan data. Nama dari fungsi tersebut dinamakan Class. Setiap class terdiri dari data dan metode untuk mengolah atau memanipulasi data tersebut. Setiap komponen data dari setiap class disebut variabel instance. Dimana setiap Class merupakan suatu obyek. Sebagai contoh, pada sistem sebuah class bernama Libraryterdapat beberapa komponen anggota data (contoh Andi dan Budi). Andi dan Budi
adalah dua buah komponen anggota yang disebut instance (dua obyek) dari classlibrary.


Inheritance
Pada pemrograman berorientasi obyek dibuat berdasarkan hierarki-nya. Inheritance, adalah suatu fungsi yang memungkinkan struktur dan metode yang dibuat pada suatu class dapat dipakai dan diaplikasikan pada class yang lain. Itu artinya lebih sedikit program yang dibutuhkan ketika kita menambahkan suatu fungsi pada sistem yang kompleks, sehigga menghemat waktu dan tenaga. Jika sebuah step ditambahkan pada bagian akhir dari suatu hierarki, maka hanya data yang berhubungan dengan kebutuhan step tertentu tersebut
yang akan diproses. Semua yang berhubungan dengan step tersebut merupakan enherited, artinya dapat dipakai secara global di fungsi-fingsi yang lain.



Polymorphism
Pemrograman berorientasi obyek memungkinkan suatu prosedur sebuah obyek yang dibuat tidak diketahui secara tepat tipe data yang akan digunakan sebelumnya dan baru akan diketahui ketika proses run time dijalankan. Sebagai contoh, Bentuk dari cursorakan berubah dari tanda panah menjadi garis tergantung dari mode program yang dijalankan. Routine yang menggerakkan cursor pada screen oleh mouse akan memberikan respon pada program dan polymorphism memungkinkan cursor tersebut berubah bentuknyaketika program dijalankan dan juga memungkinkan membuat bentuk baru secara mudah diintegrasikan.


    Visual Basic 6 melakukan pemrograman basic berorientasi obyek yang tidak menyeluruh karena tidak memiliki kemampuan inheritance. Akan tetapi di Visual Basic 2010 sudah merupakan pemrograman berbasis obyek secara menyeluruh seperti OOP programmer lain (C++ dan Java). Pada Visual Basic 6 masih bisa
dikatakan sistem pemrograman prosedural atau fungsional sama seperti program C, Pascal dan Fortran.
Visual Basic 2010 memungkinkan pengguna untuk menulis program dan membuatnya menjadi modul-modul class. Sebuah class juga dapat terdiri dari beberapa sub class. Sebagai contoh Suatu class tanaman terdiri dari sub class pohon apel, Dan sub class pohon apel tersebut memiliki instance bernama buah apel.

0 comments

Post a Comment